Kenaikan harga gas ‘berlebihan’ Sasol di bawah sorotan
Business

Kenaikan harga gas ‘berlebihan’ Sasol di bawah sorotan

Kenaikan harga gas ‘berlebihan’ Sasol di bawah sorotan

Nersa mengatakan banyak pemangku kepentingan telah menyuarakan keprihatinan atas harga gas.

  • Regulator energi Afrika Selatan akan menyelidiki kekhawatiran seputar kenaikan harga gas “berlebihan” yang diumumkan oleh Sasol Gas.
  • Nersa akan meninjau metodologi penetapan harga dan menyelidiki kemungkinan penetapan harga yang tidak wajar oleh pemegang lisensi.
  • Sasol mengatakan kenaikan tersebut masih di bawah harga maksimum yang diperbolehkan dalam hal keputusan Nersa.
  • Dapatkan kisah bisnis terbesar dikirim ke email Anda setiap hari kerja, atau pergi ke halaman depan Fin24.

Regulator Energi Nasional Afrika Selatan (Nersa) akan melihat kekhawatiran yang diajukan oleh banyak pemangku kepentingan tentang kenaikan harga gas “berlebihan” yang diumumkan oleh salah satu pemegang lisensinya, Sasol Gas.

Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada hari Kamis, Nersa mengatakan belum menyetujui “peningkatan seperti itu”. Industri gas perpipaan negara diatur oleh Nersa dalam hal Undang-Undang Gas.

Metodologi penetapan harga Nersa sedang ditantang secara hukum oleh Asosiasi Pengguna Gas Industri – Afrika Selatan (IGUA-SA), yang anggotanya termasuk pembuat baja ArcelorMittal dan perusahaan pengemasan Nampak. IGUA-SA berpendapat bahwa metodologi yang digunakan Nersa akan menguntungkan Sasol Gas, yang merupakan pemasok gas alam monopoli di dalam negeri.

IGUA-SA mengangkat kekhawatiran bahwa harga gas akan meningkat 220%, Fin24 melaporkan sebelumnya.

Dalam keterangannya, Nersa mengatakan pada Maret 2021 telah menyetujui harga gas maksimum untuk Sasol Gas. Menurut Nersa, itu memastikan bahwa margin akan dijaga pada tingkat yang “masuk akal”.

“Harga maksimum yang dibayangkan oleh Metodologi untuk Menyetujui Harga Maksimum Gas di Afrika Selatan jauh di bawah R100 per gigajoule (GJ), dari mana pemegang lisensi (Sasol Gas) diharapkan untuk diskon …,” bunyi pernyataan itu.

Namun, Nersa mencatat bahwa telah terjadi “lonjakan yang belum pernah terjadi sebelumnya” dalam harga gas internasional, yang telah mempengaruhi harga domestik. Nersa kini telah melakukan peninjauan dan penyempurnaan metodologinya untuk melindungi industri gas Afrika Selatan.

Regulator juga berencana untuk menyelidiki kemungkinan penetapan harga yang berlebihan. “Nersa tidak mengharapkan pemegang lisensi untuk mengeksploitasi krisis harga gas internasional saat ini yang merugikan konsumen dan industri. Oleh karena itu, Nersa akan menyelidiki kemungkinan kasus penetapan harga yang tidak masuk akal atau berlebihan dan selanjutnya berkolaborasi dengan pihak lain. badan administratif yang memiliki yurisdiksi bersamaan dalam masalah ini,” tambahnya.

Anggota regulator penuh waktu yang bertanggung jawab atas pipa gas, Nomfundo Maseti menambahkan bahwa Nersa juga akan memastikan bahwa keputusan penetapan harga sebelumnya – yang diambil sebelum krisis energi internasional – tidak merugikan konsumen dan industri.

Di bawah harga maksimum

Dalam tanggapan tertulis atas pertanyaan, juru bicara Sasol Alex Anderson mengatakan bahwa bisnis gasnya telah memberi tahu Nersa dan pelanggan bahwa harga gas perpipaan akan naik menjadi R133,34/GJ. Namun, Anderson mencatat bahwa ini jauh di bawah harga maksimum yang diizinkan sebesar R273,43/GJ, yang ditentukan dalam metodologi Nersa.

Anderson berkata:

Sasol Gas menyadari dampak kenaikan harga terhadap pelanggan, oleh karena itu Sasol belum menerapkan harga maksimal yang diperbolehkan yang ditentukan dalam ketentuan Keputusan Harga Maksimum Gas Nersa 2021.

Sasol Gas juga memberi tahu Nersa pada Mei 2022 tentang revisi harga. Pihaknya juga meminta konfirmasi dari regulator bahwa revisi tersebut masih sesuai dengan keputusan harga gas maksimum 2021.

“Dalam upaya untuk mengkonfirmasi kepatuhannya, Sasol Gas juga terlibat dengan Nersa pada beberapa kesempatan setelah pengajuan ini,” kata Anderson.

Sasol mengatakan pihaknya yakin harga gas yang diterapkan sesuai dengan keputusan Nersa. “Sasol Gas telah mematuhi dan terus mematuhi Keputusan Harga Maksimum Nersa 2021 yang berlaku untuk periode April 2014 hingga 30 Juni 2023,” kata Anderson.

Situs ini tidak cuma menyiaran hasil keluaran hk hari ini paling akurat dan tercepat. Namun disini para togeler terhitung bisa melihat history pengeluaran hk terlengkap dari bulan lalu sampai hasil keluaran hk malam hari ini. Semua no pengeluaran hk terlengkap telah kita susun secara rapi kedalam tabel information hk prize yang ada di atas. Untuk itulah kami merekomendasikan semua member untuk tetap berlangganan bersama halaman Data Keluaran SGP ini supaya seluruh member mampu meraih history pengeluaran hk terlengkap dan paling akurat.

Tabel data hk prize 2022 ini tidak hanya untuk digunakan didalam melihat history pengeluaran hk terlengkap. Namun semua member sanggup mejadikan tabel information result togel sgp sebagai bahan baku di dalam menganalisa permainan togel hongkong tiap tiap malamnya. Nah bersama dengan cara menganalisa history pengeluaran hk terlengkap, kini para member mampu bersama dengan ringan tahu nomer yang akan di result oleh bandar togel hkg malam hari ini.

Dengan hadirnya kecanggihan seperti sementara ini, kini pasaran togel hkg bisa kita nikmati secara mudah segera lewat ponsel. Ya bagi member yang dambakan mencoba keberuntungan terhadap keluaran sdy hari ini kini member lumayan bermodalkan ponsel yang dapat dukungan jaringan internet bagus. Karene bersama begitulah member bisa mencari bandar togel online terpercaya yang pada saat ini tersebar luas di pencarian google.